Badai Matahari

Badai matahari terjadi ketika ada pelepasan seketika energi magnetik yang terbentuk di atmosfer matahari. Total energi yang dilepaskan setara dengan jutaan bom hidrogen berukuran 100 megaton.

Bumi

Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet yang ada dalam tata surya. Berjarak 149,6 juta kilometer dari matahari, dan hanya memiliki 1 satelit alami, yaitu Bulan.

Milky Way

Disebut juga sebagai Galaksi Bimasakti. Salah satu galaksi spiral yang ada di alam semesta. Terdiri dari 8 planet di dalamnya, yaitu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Awan di Bumi

Ini adalah kenampakan awan yang terlihat dari bumi. Awan-awan indah seperti ini dapat dilihat di daerah sekitar Amerika.

Fur Fox Nebula

Nebula ini terletak di konstelasi Monoceros (Unicorn) dan termasuk dalam wilayah NGC 2264. Umumnya dikenal sebagai Cluster Pohon Natal.

Selasa, 19 Februari 2013

"Amazon" di Mars Terungkap

Wahana Mars Express milik European Space Agency (ESA) menangkap citra sungai di Mars, tepatnya wilayah yang disebut lembah Reull Vallis. Sungai itu membelah dataran Promethei Terra Highlands sebelum akhirnya mengalir ke cekungan Hellas.


Sungai tersebut memiliki banyak anak sungai. Citra ESA yang kini juga dirilis dalam format 3D menunjukkan setidaknya satu anak sungai. Dalam citra ESA, ditunjukkan pula bahwa sungai itu ada di sebelah gunung yang menjulang setinggi 2.500 meter dan kawah tumbukan yang besar.

Seperti diberitakan Red Orbit, Jumat (18/1/2013) lalu, ESA menyatakan bahwa sungai itu memiliki panjang hingga 1.500 km. Di wilayah Reull Vallis, struktur serupa sungai itu sudah memiliki lebar 6,4 km dan kedalaman 300 meter. Sungai itu besar bagai Amazon di Bumi.

Menurut ESA, struktur sungai itu terbentuk oleh adanya aliran air. Waktu pembentukannya adalah pada periode Hesperian, sekitar 1,8-3,5 juta tahun lalu. Dipercaya, saat itu Mars lebih basah dari saat ini sehingga memiliki es maupun air.

Bagi ilmuwan ESA, struktur sungai dan lingkungan sekitarnya memiliki kemiripan dengan wilayah Bumi yang mengalami periode glasial. Pemahaman tentang pembentukan sungai serta kondisi yang telah dilaluinya membantu ilmuwan menguak evolusi Planet Mars.


7 Asteroid Teraneh di Tata Surya



Pada awal Februari 2013 ini, masyarakat Bumi menjadikan asteroid sebagai pembicaraan hangat. Ini karena makin mendekatnya asteroid 2012 DA14 yang diprediksi mendekati planet kita pada 15 Februari 2013.

Asteroid dengan lebar sekitar 45 meter ini akan mencapai kedekatan hingga 27.700 kilometer dari Bumi. Menjadikannya sebagai jarak asteroid terdekat yang pernah diketahui.

Tiap asteroid unik. Namun, ada tujuh asteroid yang mendapat cap "teraneh" di tata surya.

Ceres
Sebagai asteroid terbesar, Ceres mendapat julukan "planet katai". Karena ukurannya pula, ia menjadi asteroid yang ditemukan pertama kali. Sebegitu besarnya Ceres, sehingga ia jadi satu-satunya asteroid yang memiliki gaya gravitasi untuk menarik diri sendiri ke dalam lingkaran suatu planet.

Baptistina
Disebut juga sebagai induk dari asteroid pemusnah dinosaurus dan merupakan salah satu anggota termuda di sabuk asteroid. Berdasarkan model komputer, Baptistina dan kawanan asteroidnya terjadi sekitar 160 juta tahun lalu. Tumbukan yang disebabkan Baptistina membuat ratusan objek langit lainnya beradu dengan Bumi. Salah satunya jatuh ke planet ini pada 65 juta tahun lalu dan memusnahkan dinosaurus.

Hektor, si Trojan terbesar
Asteroid ini memiliki dimensi sekitar 200 kilometer dan memiliki bulan sendiri. Ia merupakan bagian dari asteroid Trojan yang terikat dalam orbit planet Jupiter.

Kleopatra
Asteroid ini berbentuk seperti tulang mainan anjing dan memiliki dua bulan yang dinamai Alexhelios dan Cleoselene.

Themis
Asteroid ini diketahui sebagai satu-satunya yang memiliki es di permukaannya. Selain es, pada tahun 2009, observasi menggunakan infra-merah memastikan adanya karbon dan molekul. Karakter ini membuat Themis sebagai kandidat kuat asteroid yang bisa menyokong kehidupan.

Toutatis
Benda langit ini dinamai sesuai dengan nama dewa bangsa Celtic. Toutatis masuk dalam karakter unik karena berotasi dengan acak, bahkan terkesan terhuyung. Hal ini kemungkinan besar terjadi karena Toutatis terdiri dari dua bagian dan dipengaruhi gravitasi Bumi dan Jupiter. Jalur rotasinya yang tidak pasti membuatnya sulit diprediksi.

Apophis
Ditemukan pada 2004 dan diambil dari bahasa Yunani yang berarti "Dewa jahat mesir untuk kegelapan". Sesuai namanya, asteroid ini sempat membuat kepanikan di dunia astronomi pada tahun 2004. Apophis masuk dalam peringkat empat dari sepuluh dalam skala Torino. Skala 10 jadi patokan tertinggi atas risiko benda langit yang menumbuk Bumi dan dianggap sebagai kiamat.Apophis diprediksi akan mendekati Bumi pada 13 April 2029 dengan jarak sekitar 30 ribu kilometer.

Benda Kemilau di Mars adalah Batu Istimewa

Minggu lalu dilaporkan bahwa benda kemilau kembali ditemukan di Mars. Kini, ilmuwan mengonfirmasi bahwa benda itu asli Mars dan istimewa, lain daripada yang lain.


Ronald Sletten, anggota tim misi Mars Science Laboratory dan ilmuwan University of Washington, mengatakan bahwa benda kemilau itu adalah bagian batuan yang lebih keras dan resisten dari erosi dibandingkan batuan sekitarnya.

Menurut Sletten, tonjolan di permukaan batuan yang lebih keras dan tahan erosi juga sering dijumpai di Bumi.

Batu bisa tampak kemilau karena komposisinya. "Permukaan yang kemilau menunjukkan bahwa batu ini punya butiran halus dan relatif keras. Batu yang keras dan punya butiran halus bisa 'dikilatkan' oleh angin membentuk permukaan yang sangat halus," urai Sletten.

Sleten seperti dikutip Universe Today, Selasa (12/2/2012), mengungkapkan bahwa batu itu juga tampak kemilau karena angin membersihkannya dari debu.

"Sementara bagian permukaan yang tak langsung tererosi oleh angin mungkin memiliki lapisan berwarna kemerahan atau mengalami pelapukan. Permukaan yang 'dibersihkan' oleh pasir mengungkap warna dan tekstur batuan itu," terang Sletten.

Sletten mengatakan, fenomena benda kemilau ini menarik. Lewat fenomena ini, ilmuwan bisa mempelajari bagaimana faktor alam, seperti angin dan erosi, memengaruhi batuan. 

Mengamati lebih detail pada tonjolan kemilau pada batuan Mars tersebut, Sletten mengungkapkan, "Tonjolan ini punya jenis batuan berbeda pada ujung tonjolannya. Batu ini mungkin bervariasi komposisinya atau butiran batuannya semakin halus."

Area di mana tonjolan itu terdapat disebut ventifacted. Permukaan tererosi oleh debu dan pasir sehingga lama-kelamaan terpahat.

sumber : sains.kompas.com

Kamis, 14 Februari 2013

Bagaimana jika Asteroid 2012 DA14 Hantam Bumi?

Asteroid 2012 DA14 akan melintas di dekat Bumi pada Sabtu (16/2/2013) dini hari waktu Indonesia. Wilayah Indonesia adalah wilayah terbaik untuk menyaksikan asteroid ini.


Pihak Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) memastikan bahwa asteroid sebesar Gedung Putih ini takkan menghantam Bumi. Namun, bila mau berandai-andai, apa yang akan terjadi bila asteroid ini menghantam planet kita?

Asteroid 2012 DA14 diperkirakan berdiameter 150 kaki (45 meter) dengan bobot estimasi sebesar 140.000 ton.

"Bila asteroid sebesar itu menghantam Bumi, ia bisa menghasilkan energi ledakan setara 2,4 juta ton ledakan TNT, 180 kali lebih kuat dari kekuatan ledakan bom atom yang menghancurkan Hiroshima," tulis astronom NASA, Don Yeomans, di New York Times, seperti dikutip Livescience, Selasa (12/2/2013).

Ukuran 2012 DA14 memang tidak sebesar asteroid yang menjadi penyebab kepunahan dinosaurus, Chicxulub Asteroid. Namun, ia tetap dapat menimbulkan kerusakan serius. 

Kerusakan terjadi akibat ledakan asteroid di udara yang disebabkan oleh gesekan asteroid dengan atmosfer bumi. Gesekan tersebut menyebabkan batu itu menjadi sangat panas dan akhirnya meledak. Ledakan yang hebat menciptakan embusan angin dan gas panas yang intens, yang mampu menghancurkan seluruh materi organik yang ada di daratan. 

Hal tersebut pernah terjadi di Sungai Tunguska, Siberia, pada tahun 1908. Ukuran asteroid yang diperkirakan sama dengan asteroid 2012 DA14. 

Contoh lainnya, ledakan asteroid di Kabupaten Bone, Indonesia, dengan energi ledakan setara 55 kiloton TNT pada tahun 2009. Berdasarkan laporan NASA, pada saat itu ukuran asteroidnya diperkirakan berdiameter 5-10 meter.

"Dampak yang diakibatkan oleh tumbukan asteroid tidak akan menyebabkan malapetaka yang akan menghancurkan seluruh dunia. Akan tetapi, ia mungkin bisa menjadi sebuah bencana regional," ujar Yeomans.

Bumi memang akan terus bertumbukan dengan asteroid. Namun, tumbukan sepertinya tidak akan terjadi dalam waktu dekat. 

NASA telah memetakan 90 persen lintasan dari berbagai benda asing di dekat Bumi, yang dapat menghancurkannya. Sejauh ini mereka tidak menemukan satu pun potensi tabrakan yang akan terjadi di masa yang akan datang.

sumber : sains.kompas.com

Rabu, 06 Februari 2013

Nebula "Sapi Laut" Diberi Nama "Manatee"

FLORIDA - Sebuah nebula yang secara resmi bernama W50 kini mendapat nama panggilan, Manatee. Nama panggilan tersebit diberikan karena kemiripan bentuk nebula dengan sapi laut, jenis mamalia laut yang kini terancam punah.


Nama panggilan tersebit diberikan oleh National radio Astronomy Observatory (NRAO) dalam sebuah upacara di Florida Manatee Festival, Crystal River, Florida. Untuk pemberian nama, NRAO bekerjasama dengan US Fish and Wildlife Service.

"Ketika citra W50 hasil tangkapan VLA (Very large Telescope) diterima direktur, Heidi Winter, asisten direktur eksekutif melihat kemiripan nebula itu dengan manatee," demikian dinyatakan pihak NRAO, menguraikan alasan pemberian nama Nebula Manatee, seperti dikutip Space.

Nebula "Sapi Laut" ini sejatinya adalah sisa dari bintang mati yang meledak menjadi supernova 20.000 tahun yang lalu. Sebelum mati, bintang itu melepaskan lapisan gas di luarnya, yang kini terlihat berwarna hijau dan biru.

Nebula ini terletak pada jarak 18.000 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Aquilla. W50 bukanlah satu-satunya nebula yang dinamai berdasarkan obyek di Bumi. Ada nebula lain yang bernama Nebula Kepiting, Nebula Pelikan dan Nebula Elang. 

Sapi laut adalah salah satu hewan terancam punah. Fauna itu berukuran sekitar 3 meter dengan berat bisa mencapai 450 kg. bergerak dengan organ serupa sirip, sapi laut menghabiskan 8 jam dalam sehari untuk "bekerja" mencari tumbuhan laut sebagai makanan.

VY Canis Majoris ----- Bintang Maha Raksasa

VY Canis Majoris (VY CMa) adalah bintang maha maharaksasa merah yang terletak di rasi Canis Major. Dengan jari-jari 1800 sampai 2100 kali radius Matahari, (8.4-9.8 SA (satuan astronomi), 1.5315×109km, atau 0.85×109mil), VY CMa merupakan bintang terbesar dan juga merupakan salah satu bintang paling bercahaya yang pernah diketahui selama ini. Bintang ini terletak sekitar 1.5 kiloparsec (4900 tahun cahaya, 4.6×1016km, atau 2.9×1016mil) dari bumi. Tidak seperti kebanyakan bintang maha maharaksasa lainnya, yang biasanya bersistem bintang ganda, VY CMa adalah bintang tunggal. VY CMa dikategorikan sebagai bintang bervariabel semi-regular. VY CMa memiliki kepadatan rata-rata 0.000005 sampai 0.000010 kg/m3.


Ukuran
Profesor Roberta M. Humphreys dari Universitas Minnesota memperkirakan radius VY CMa adalah 1800 hingga 2100 kali radius Matahari. Untuk mengilustrasikan, jika Matahari digantikan oleh VY CMa, radiusnya bisa melampaui orbit Saturnus. Cahaya membutuhkan lebih dari 2.7 jam untuk perjalanan mengelilingi keliling VY CMa, dibandingkan dengan 14.5 detik untuk Matahari. Untuk mengisi volume VY CMa, dibutuhkan 7×1015 Bumi.
Jika Bumi diwakili oleh bola dengan diameter 1 cm, Matahari diwakili bola dengan diameter 109 cm, dengan jarak antara keduanya 117 meter. Pada skala ini, VY Canis Majoris memiliki diameter sekitar 2.3 kilometer.

SIRIUS -- Bintang Paling Terang di Langit Malam

Sirius (α CMa / α Canis Majoris / Alpha Canis Majoris) adalah bintang paling terang di langit malam, dengan magnitudo tampak −1.47. Bintang ini terletak di rasi Canis Major dan merupakan sistem bintang ganda dengan komponen primer bintang deret utama kelas A dan komponen sekunder sebuah katai putih.


Sirius dapat dilihat hampir di semua tempat di permukaan Bumi kecuali oleh orang-orang yang tinggal pada lintang di atas 73,284° utara. Saat terbaik untuk dapat melihat bintang ini adalah sekitar tanggal 1 Januari, dimana dia mencapai meridian pada tengah malam.


Pada kondisi yang sesuai, Sirius dapat dilihat dengan mata telanjang saat Matahari masih berada di atas horison. Ketika berada di atas kepala, bintang ini dapat dilihat pada kondisi cuaca sangat bersih, asalkan pengamat berada di tempat yang tinggi, dan posisi Matahari cukup rendah.
nama lain                                asal bahasa      arti  
LokibrennaSkandinaviaobor Loki
Hundastjarna Skandinaviabintang anjing
狼星 / LángxīngChinabintang serigala
天狼星 / TiānlángxīngChinabintang serigala langit
賊星 / ZéixīngChinabintang pencuri, sang meteor
SkidiAmerika aslibintang serigala
Tishiya (disebut juga TishigaTistrijaTishtrya)  Sanskertabintang pemimpin
Kak-shishaPersiaanjing yang memimpin
Du-shisha, Mul-lik-udAkkadiapemimpin, bintang anjing di matahari  
Kal-bu Sa-masAssyriaanjing matahari
TirPersiapanah
SihorMesir Kunobintang sungai Nil
HannabeahPunisiapenggonggong
TakaruaMaori
Hatun CoyllurIncabintang besar
ʻAʻāHawaiicemerlang dan membakar
SionpàšChakavianama Chakavia untuk bintang ini
SinguuriqInuitseperti lampu yang terang

Sejarah Pengamatan
Berdasarkan perubahan gerak dirinya, pada 1844 Friedrich Wilhelm Bessel menarik kesimpulan bahwa Sirius kemungkinan memiliki pasangan. Hampir dua dekade kemudian, pada 1862, Alvan Graham Clark menemukan pasangan redup tersebut yang kemudian dinamai Sirius B, yang dikenal dengan panggilan sayang “Sang Anak Anjing”. Komponen yang terlihat saat ini kadang-kadang disebut sebagai Sirius A.
Astronom-astronom di Observatorium Gunung Wilson menemukan pada 1915 bahwa Sirius B adalah sebuah katai putih. Diameter Sirius A pertama kali diukur oleh Robert Hanbury Brown dan Richard Q. Twiss pada 1959 di Jodrell Bank menggunakan interferometer intensitas mereka. Pada 2005, menggunakan Hubble Space Telescope, astronom menemukan bahwa diameter Sirius B hampir sama dengan diameter Bumi, yaitu sekitar 12.000 kilometer, dengan massa 98% Matahari.